Berbeda dengan Hammer Test yang menguji permukaan, UPV Test menembus ke dalam elemen beton. Dengan demikian pengujian ini dapat membantu menilai:
- Homogenitas dan kepadatan beton
- Keberadaan retak internal, rongga, atau sarang lebah (honeycomb)
- Estimasi kuat tekan beton melalui korelasi kecepatan rambat gelombang
- Perbandingan kualitas beton antar elemen atau antar area
UPV Test sering dikombinasikan dengan Hammer Test dan coring beton untuk menghasilkan penilaian mutu beton yang lebih andal.

Lingkup Pekerjaan & Tahapan Kerja
- Penentuan Titik & Metode PengukuranTitik uji dan metode pengukuran ditentukan sesuai kondisi elemen dan akses yang tersedia.
- Persiapan PermukaanPermukaan beton dibersihkan dan area pemasangan transduser disiapkan.
- Kalibrasi AlatAlat dikalibrasi menggunakan batang referensi sebelum pengujian.
- Pelaksanaan PengujianTransduser dipasang pada permukaan beton dengan bantuan gel kopling, lalu waktu rambat gelombang ultrasonik diukur.
- Perhitungan Kecepatan RambatKecepatan gelombang dihitung dari jarak antartransduser dan waktu rambat.
- Analisis & PelaporanKecepatan rambat dinilai terhadap kriteria kualitas beton, dan bila diperlukan dikorelasikan dengan Hammer Test atau coring untuk estimasi kuat tekan.
Output yang Anda Dapatkan
- Data kecepatan rambat gelombang ultrasonik pada tiap titik uji
- Penilaian kualitas dan homogenitas beton
- Indikasi retak internal, rongga, atau area beton yang keropos
- Estimasi kuat tekan beton aktual
- Denah titik pengujian dan dokumentasi foto
- Kesimpulan dan rekomendasi dalam laporan hasil pengujian