Pengujian dilakukan dengan meneteskan cairan indikator pada permukaan beton yang baru dibuka. Bagian beton yang masih basa akan berubah menjadi warna ungu kemerahan, sedangkan bagian yang sudah terkarbonasi tidak berubah warna. Jika seluruh area berwarna ungu, beton belum terkarbonasi dan tulangan masih terlindungi dari korosi. Hasil pengukuran kedalaman karbonasi kemudian dibandingkan dengan tebal selimut beton untuk menilai risiko korosi dan memperkirakan sisa umur layan struktur.

Lingkup Pekerjaan & Tahapan Kerja
- Penentuan Titik UjiTitik ditentukan pada elemen beton yang mewakili, terutama area yang rawan seperti dekat kebocoran, area lembap, atau permukaan terbuka.
- Persiapan SampelPermukaan beton dibuka dengan pengeboran kecil atau dari sampel hasil coring agar bagian dalam beton terlihat segar.
- Penyemprotan IndikatorCairan indikator diteteskan atau disemprotkan pada permukaan beton yang baru dibuka.
- Pembacaan Warna & PengukuranPerubahan warna diamati dan kedalaman karbonasi diukur dari permukaan beton.
- Perbandingan dengan Selimut BetonKedalaman karbonasi dibandingkan dengan tebal selimut beton (dapat dikombinasikan dengan hasil Rebar Scan).
- Analisis & PelaporanRisiko korosi dan perkiraan sisa umur layan dinilai, lalu disusun dalam laporan.
Output yang Anda Dapatkan
- Data kedalaman karbonasi pada tiap titik uji
- Dokumentasi foto hasil perubahan warna
- Perbandingan kedalaman karbonasi dengan tebal selimut beton
- Penilaian risiko korosi tulangan
- Perkiraan sisa umur layan struktur
- Kesimpulan dan rekomendasi dalam laporan hasil pengujian